CLICK HERE FOR BLOGGER TEMPLATES AND MYSPACE LAYOUTS »

Pages

Wednesday, July 20, 2011

Start and Finish

Harus mulai dari mana?

Ini nih satu pertanyaan yang paling sering buat aku batal nulis. Selalu bingung bagaimana mengawali tulisan. Impian buat jadi penulis masih ada, tetap, tapi sayangnya suka hibernasi, beberapa kejadian aja yang bisa membangkitkan niat menulis. Nah,kejadian apa yang mendorong aku nulis kali ini?

Liburan tuh saatnya beli buku banyak dan nikmatin waktu sepuasnya buat baca buku. I spent a lot for books this holiday and that shocked my mom haha. Yeah, dan semakin banyak buku yang aku baca, semakin besar keinginan untuk bisa melihat bukuku sendiri dibeli orang dan orang bisa menikmatinya. Dan inilah yang bikin aku nulis lagi kali ini.

Problem lainnya adalah, kadang ketika aku berhasil memulai sebuah tulisan, aku nggak tau bakal berujung gimana tulisan tersebut. Jadi yang ada di otak itu jalan ceritanya tanpa aku tau akhirnya mau seperti apa. Nah loh. Kenapa bisa begitu?

Selama ini yang ada di pikiranku cuma aku nulis cerita panjaaannnggg dan jadi sebuah novel. Tapi seiring semakin banyak buku yang aku baca, aku tau, bahwa nggak harus nulis cerita panjang-panjang biar jadi sebuah buku. Bisa aja dimulai dari nulis sedikit-sedikit trus dikembangin jadi cerpen atau esai terus kumpulan dari semuanya baru membentuk sebuah buku. Di SD,cerita yang aku tulis pendek-pendek, tapi pasti selesai dan jalur ceritanya “bener”. Tapi di SMP, mulai deh kenal yang namanya Teenlit, jadi kepengin nulis kayak gitu, jadi nyoba nulis bareng temen jadilah beberapa buku penuh tulisan yang inti ceritanya sebenernya itu-itu aja tapi ga selesai-selesai. Well, I don’t even know where the books are right now K

So, what I’m trying to do now, is to write something that will have an end. Maksudku, ga cuma nulis asal-asalan, dimulai tapi ga diselesaiin. From now on, I have to finish what I have started J

Ok, let’s just see and wait.

P.S Tulisan ini mengalami beberapa kali edit dan penambahan setelah di-post. Yak, aku juga punya masalah dalam mengedit. Seringnya langsung post tanpa ngedit dulu jadi setelah di-post baru tau ada yang salah tulis atau ada kalimat yang ga nyambung x_x

Saturday, June 18, 2011

Salad For Five

Masing-masing orang menyukai salad dengan proporsi sesuai yang mereka suka. Tapi bagi kami berlima, semangkuk salad yang ideal memiliki proporsi yang menggambarkan persahabatan kami. Disusun di atas selada yang segar, yang menjadi pemersatu kami. Potongan buah segar berwarna warni adalah lapisan berikutnya. Potongan jelly pun dimasukkan setelahnya. Sekarang dimulailah tahap mengisi rongga-rongga di antara buah dan jelly tersebut. Kentang, makaroni, dan telur dimasukkan dengan beraturan agar mangkuk kecil itu mampu menampung semua keinginan kami. Jagung ditaburkan di atasnya. Salad kami sudah menggunung, penuh, nyaris lengkap. Saus Thousand Islands mengalir menutupi isi mangkuk tersebut. Ah, sesendok mayonaise pun menambah kelezatan salad kami. Hmm. Terkadang kami terlalu bersemangat dalam menyusun salad dalam mangkuk sehingga kami membutuhkan tempat yang lebih besar. Sebuah piring besar pun selalu kami siapkan untuk mengatasi masalah overload tersebut. Kami aduk semua isi salad tersebut agar semuanya tercampur rata dengan saus di atasnya. Hmm, lezatnya. Lima buah garpu penuh semangat mengambil bagian yang paling disukai. Eits, bukan berarti kami hanya makan sesuai kesukaan kami, kami juga makan bagian yang disukai teman kami, biar banyak rasa dalam mulut kami, manisnya jagung, segarnya buah, kentang yang mengenyangkan, gurihnya telur dan makaroni, dan jelly manis yang kenyal di mulut. Ahh semangkuk salad untuk berlima ini memang paling ideal, penuh variasi, dan kami dapat saling berbagi. Semangkuk salad yang hanya berisi buah atau kentang atau jelly atau jagung atau telur saja tentu tidak dapat disebut salad, dan betapa tidak menyenangkannya makan hanya satu jenis yang kami suka. Begitu pula kami, kami, saling melengkapi, saling berbagi, dalam semangkuk salad, ikatan persahabatan. Terkadang ketika masalah datang, kami butuh hati yang lebih besar, bagaikan sebuah piring yang dapat mengatasi masalah terlalu banyaknya keinginan dalam semangkuk salad, dalam diri kami. Terima kasih, kawan, untuk persahabatan yang indah ini. J

Saturday, June 04, 2011

Disorientasi Waktu

Saking kacaunya jadwal harian, kuliah diganti-ganti, kuliah pagi jadi sore, kuliah sore tambah sore, libur di tengah weekday, argh, aku jadi mengalami disorientasi waktu. Udah 2 kali hari Kamis, aku bangun pagi dan ngira udah hari Jumat. Dan gara-gara kemarin Kamis libur, jadi cuma kuliah sehari kemarin dan cuma bentar, kemarin jadi berasa Sabtu, dan hari ini berasa Minggu. Wew. Jadi rasanya bosen banget kalo inget masih besok hari Minggunya. Belajar mulu tiap hari, tapi males keluar-keluar juga. Hadeh.

Exam Syndrome

Kadang rajin belajar ampe tengah malem. Kadang males-malesan cuma nonton tv sambil tiduran. Kadang ga bisa tidur nyenyak karena kepikiran. Tiap hari selalu nyempetin tidur siang. Dan seringnya makin cepet laper dan makin sering nyemil. Yea, those are my Exam Syndrome.

Yuhuu, final exam for this term is going to start on Monday. I'm kinda stressed out but also happy. Happy? Why? By the time the exam is over, I will be going home yeayyy~ Who wouldn't be happy going home? :D So, I'm gonna do this final exam with extreme spirit! I'll do my best so that the result would be great :)

Wish me luck :*

Wednesday, May 11, 2011

Busway Berujung Tepar

Di Jakarta, aku baru naik busway 3x. Dan hasil nya selalu tepar 2 hari setelahnya. Idk why, kayanya faktor capek berdiri nunggu busway, berdiri di busway, busway jalannya nyendet2, trus capek jalan dari haltenya ke kos. Komplikasi tersebut sukses bikin badan tepar, flu, masuk angin, dsb. Behhh. Di Singapore naik MRT kemana-mana, jalan jauh ke stasiun, juga ga pernah tuh sampe tepar parah begini. Kenapa ya? Mungkin faktor lingkungan juga mempengaruhi, di Singapore mau jalan jauh pun banyak pohon rindang dimana-mana jadi sepanas apapun ga sampe keringetan parah, kalo di Jakarta jalan 5-10 menit aja aku udah pasti keringetan, pohon jarang banget euyy, asap bajaj juga bikin kesel (walaupun bajaj jadi solusi transportasi favoritku kalo pergi yang deket-deket). Ah, busway, kenapa kau selalu membuatku tepar?

Kesimpulan dari beberapa kejadian tadi : pergi naik busway berangkatnya sih ga masalah, masih semangat, kalo pulangnya mesti naik busway juga sih nggak deh, makasih! Mending naik taksi, lebih mahal, tapi ga pake capek (eh tapi ini Jakarta, M-A-C-E-T dimana-mana, capek juga deh kalo naik taksi -.-), tapi masih mendinglah daripada tepar 2 hari minum obat macem-macem, mau ngirit ongkos dgn naik busway tapi boros beli obat macem-macem sama vitamin C 100mg.
Terus solusi terbaiknya apa?? Ah, Jakarta memang masih belum menyediakan solusi yang tepat untuk masalah transportasinya.

Saturday, March 12, 2011

Another Saturday Night

Sabtu malam, atau lebih dikenal dengan malam Minggu, adalah saat-saat di mana kos akan menjadi sepi, saat-saat di mana penghuni kos akan berdandan secantik mungkin, and have a dinner with their boyfriend or just going out with friends.
Yah anyway, bagaimanapun sepinya kos di malam Minggu, you can always find me there haha. ya, sebagai mahasiswi semester 2 yang masih nekat ngambil 24 sks (yang bisa diartikan 32 sks di universitas lain) dan tiap hari memandangi to-do list yang tak kunjung habis, rasanya sayang menghabiskan malam Minggu dengan bepergian. Toh kemarin malam aku udah sempet belanja di Metro, Mal Taman Anggrek *blame those "DISCOUNT UP TO 50%" banner!"* Jadi malam Minggu jadi saat buat menyelesaikan tugas-tugas yay!
I wrote all the tasks that I have on a post-it which I stick to the wall, everytime I finish one task, I would be very glad to cross it out, haha.
But I kinda feel bored tonight, guess I'm gonna continue watching "A Crazy Little Thing Called Love" tonight, after I finish this Aplikom presentation *yeah only if I can resist the temptation to watch the dvd*
Being alone on Saturday night is not that bad at all :)
Enjoy your Sat-night~

Monday, January 31, 2011

Penipuan Berkedok Telkom

Oya, pagi tadi aku dapet telepon dari orang yang mengatasnamakan dirinya dari Bagian Informasi Telkom dan menyatakan bahwa pemilik nomer telepon rumahku memenangkan undian dari Telkom yang diundi semalam di Trans 7 pukul 22.30, karena aku nggak nonton Trans 7 tadi malem *ya iyalah, milih nonton Harmoni SCTV* jadi aku sendiri nggak tahu apakah berita yang disampaikannya benar atau tidak. Kedua nomer telepon rumahku dihubungi oleh orang yang sama, Arif Chandra, dan dia minta supaya aku menghubungi Kepala Divisi I Wilayah IV , Bapak Drs. H. Muhammad Yasin di nomer telepon 021-50652627. Akhirnya aku confirm dengan kirim e-mail ke Telkom, dan mendapat balasan bahwa itu merupakan sebuah penipuan. Ini balasannya :

Itu penipuan, mohon hati-hati. Jika ada modus seperti itu agar kontak 147 u/ konfirmasi, Salam (@ek). -- dari eddy_k@telkom.co.id

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Yth. Ibu Mira
di Semarang


Terima kasih Ibu Mira telah menghubungi PT. TELKOM melalui layanan Web In.

Menjawab email Ibu, perkenankan kami sampaikan bahwa perihal informasi program dan hadiah undian yang dilakukan TELKOM pada tanggal 30 januari 2011 di Trans 7 pada pukul 22.30 adalah tidak benar.

Mohon Ibu Mira dan keluarga berkenaan mengabaikan informasi tersebut dan berhati-hati dalam segala bentuk penipuan yang mengatasnamakan PT.TELKOM. Perkenankan kami sampaikan pula bahwa PT.TELKOM tidak pernah melakukan korespondensi, SMS, maupun telepon dengan pemenang, apalagi meminta sejumlah uang untuk menebus hadiah, melainkan petugas resmi TELKOM akan langsung bertemu dengan pemenang secara fisik.

Jika Ibu mendapatkan informasi mengenai adanya undian dari PT.TELKOM, mohon berkenan mengklarifikasi kebenarannya terlebih dahulu dengan menghubungi Contact Center 147(layanan 24 jam) maupun berkunjung ke Plasa TELKOM terdekat.

Demikian, semoga informasi yang kami sampaikan bermanfaat.


Hormat kami,

Rini Agustini
Customer Care UCS R 04

-- dari Customer Care Telkom

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Hmm, masih ada aja ya hari gini penipuan macem begini. Aku cuma mau sharing itu aja sih, biar pelanggan Telkom yang lain ga ada yang ketipu juga. Buat yang mendapat telepon atau SMS seperti itu, konfirmasikan dulu aja ke Telkom, bisa dengan mengirim e-mail *seperti yang aku lakuin tadi* atau langsung menghubungi 147.